Home / Universitas / Apa yang Harus disiapkan Unpad dalam Menuju Status BHP

Apa yang Harus disiapkan Unpad dalam Menuju Status BHP

Mengutip warta lemlit Vol.1 Ed1 No1 Februari 2009, Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) telah disahkan pada 16 januari 2009, dan unpad kini menyandang status Badan Layanan Umum (BLU). Pemerintah menyediakan waktu hingga empat tahun bagi perguruan tinggi negeri (PTN) untuk sampai status BHP. Menurut saya sebagai civitas akademika Unpad, ini adalah kabar baik bagi unpad dan juga bagi perguruan tinggi di indonesia untuk meningkatkan kualitas dan eksistensi di dunia internasional, bagi orang-orang yang menganggap BHP hanya akan menjadikan komersialiasi pendidikan hal ini adalah salah persepsi orang-orang seperti inilah yang tidak paham betul apa dan bagaimana itu status BHP.

Sedikit menyimak kutipan dari warta lemlit sbb
“Bedanya status BLU (Badan Layanan Umum) dan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) terletak pada keleluasaan pengelolaan keuangan yang lebih besar dibanding status PTN, status PTN harus menyetor uang kepada KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara), disisi lain ketika PTN membutuhkan dana, KPPN tidak bisa mencairkan langsung dananya, Status BLU hanya diharuskan melaporkan laporan keuangan kepada KPPN tanpa menyetorkan uangnya. Berbeda dengan status BHP (Badan Hukum Pendidikan), dengan status BHP, pemerintah bersama-sama dengan BHPP (BHP Pemerintah) menanggung seluruh biaya investasi, beasiswa dan bantuan pendidikan pada BHPP yang menyelenggarakan pendidikan tinggi, status BHP menempatkan satuan pendidikan sebagai subjek hukum yang memiliki otonomi luas, namun otonomi yang diberikan ini tetap dilandasi oleh prinsip-prinsip nirlaba, akuntabilitas, transparan, jaminan mutu dst hingga berujung pada kepastian tidak ada praktik komersialiasi pendidikan dalam BHP.”

Memang tanpa dipungkiri satuan pendidikan yang berkualitas tidak lepas dari sisi pendanaan, untuk status BHP mendatang Unpad harus bisa mandiri mencari dana, saat ini unpad membuka jalur SMUP, tanpa dipungkiri dana yang dihasilkan dari jalur ini sebetulnya bisa dijadikan modal awal untuk menuju BHP, bagaimana selanjutnya!! ada beberapa peluang sumber dana yang bisa dihasilkan, diantaranya :

  1. Pengaturan parkir motor dan mobil, disini perlu dibangun sarana parkir motor dan mobil untuk tamu dan mahasiswa di depan kampus unpad, seperti dikampus-kampus lainnya terkecuali kendaraan dosen dan karyawan dilarang memasuki kampus unpad, ini merupakan sumber dana yang lumayan besar.
  2. Pengaturan administrasi sistem Teknologi Informasi, sebetulnya untuk TI dibutuhkan dana perawatan dan pengembangan tetapi dengan sistem voucher seperti Handphone bagi pengguna hot spot internet, bisa mengurangi beban perawatan bahkan menambah sumber dana.
  3. Membangun gedung serbaguna yang bisa disewakan seperti sabuga ITB
  4. Setiap fakultas memiliki peluang untuk berkontribusi menghasilkan dana, contohnya fakultas sastra inggris bisa mengakreditasi dirinya agar bisa membuka Test TOEFl/EPT, Fakultas Farmasi mengembangkan produksi obat herbal, membangun sarana kesehatan seperti apotek berkerjasama dengan fakultas kedokteran, dan fakultas lainnya
  5. Managemen kantin yang profesional, ya makan adalah kebutuhan primer baik itu buat dosen maupun mahasiswanya, so managerial yang ok dengan sistem sharing ataupun buat kantin sendiri itu bisa dipikirkan lebih lanjut
  6. Hasil penelitian di unpad diharapkan bisa memberikan kontribusi bahkan sampai dapat paten
  7. Kerjasama penelitian dengan instansi pemerintah maupun swasta
  8. Jasa konsultan Perusahaan sesuai Fakultasnya
  9. dll
Baca ini yuu :   10 Universitas Top di Indonesia Tahun 2018 Berdasarkan QS Ranking

Jumlah mahasiswa unpad sangat banyak, nah banyak fasilitas di unpad yang seolah-olah di gratiskan untuk servis mahasiswa dan dosen, tapi sebetulnya hal itu menjadi boomerang buat universitas, take and give akan terjadi dengan maksimal apabila sama-sama saling menghargai antara user dan penyedia, ini bukan komersialisasi tapi sudah sepantasnya poin-poin di atas dihargai dengan nomilal demi kelancaran istitusi pendidikan yang lebih maju.

Memang terasa mudah dengan hanya menyebutkan hal-hal di atas, butuh kerja keras dan kesungguhan dari SDM yang ada di unpad bahkan dengan para alumni unpad di bawah IKA unpad, terus terang unpad untuk fakultas tertentu kalah bersaing dengan PT lainnya, yang lain sudah berlari, mari kita bersatu membangun Unpad tercinta ini, kalo bukan kita sebagai alumni siapa lagi…

About nazroelwathoni

Hi, selamat datang di blog pribadi saya yang dikemas santai dan mengutamakan manfaat. Hanya sekedar menuliskan apa yang ada di kepala saya ketika menulis di blog ini. Semoga bermanfaat!

Check Also

Menristekdikti : Jumlah Fakultas Perguruan Tinggi Negeri Maksimal 6

Nazroel.id – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Muhamad Nasir, sebelum berakhir masa jabatannya mengeluarkan …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: