Beasiswa Program Doktor DN 2020 untuk Dosen Tetap Kemdikbud Dibuka

Nazroel.id – Kabar gembira buat para dosen tetap baik swasta maupun negeri di seluruh Indonesia yang telah memiliki LoA atau sudah menjadi mahasiswa Program Doktor tahun 2020 bisa mengajukan beasiswa untuk tahun anggaran 2021.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)-Kemenkeu bersinergi dalam Penyelenggaraan Beasiswa Pendidik 2020 untuk Dosen. Beasiswa ini ditujukan bagi dosen tetap di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang sedang menempuh studi program Doktor (S3) pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021 (semester 1) pada perguruan tinggi dalam negeri.

A. Sasaran Program

Dosen Tetap pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

B. Skema Program

Doktor satu gelar (single degree) untuk Dosen Tetap dengan durasi studi paling lama 36 (tiga
puluh enam) bulan dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi.

C. Kebijakan Beasiswa Pendidik 2020 LPDP – Kemendikbud

  1. Hanya untuk Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri.
  2. Sudah memiliki LoA Unconditional dan sedang menempuh studi pada semester ganjil
    tahun akademik 2020/2021 (semester 1) dan tidak sedang berstatus tugas belajar.

D. Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Telah menyelesaikan studi program magister (S2) untuk beasiswa doktor dengan
    ketentuan sebagai berikut:
    a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional
    Perguruan Tinggi (BAN-PT),
    b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
    c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar
    Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi
  3. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut:
    a. Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja.
    b. Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja.
  4. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelaskelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif;
    b. Kelas Khusus;
    c. Kelas Karyawan;
    d. Kelas Jarak Jauh;
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
  5. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
  6. Menulis personal statement.
  7. Menulis komitmen kontribusi ke Instansi asal pasca studi.
  8. Menulis proposal penelitian untuk doktor.
Baca ini yuu :   Tips Sukses Dapat Beasiswa Master dan Doktor di Polandia dan Belanda

E. Persyaratan Khusus

  1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai
    program studi dan Perguruan Tinggi tujuan daftar LPDP pada aplikasi pendaftaran.
  2. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen
    Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.
  3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir).
  4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran yaitu
    pendaftar jenjang pendidikan doktor paling tinggi berusia 47 (empat puluh tujuh) tahun.
  5. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai
    berikut:
    a. Pendaftar jenjang Doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang
    studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,2 pada skala 4 atau yang setara yang
    dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
    b. Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa
    IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
  6. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan
    diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org)
    dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Pendaftar tujuan Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris
    TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0;
    b. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi
    penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
  7. Pendaftar BPI Pendidik 2020 yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak
    dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.
  8. Pendaftar BPI Pendidik 2020 dimaksud harus sudah menempuh studi pada semester 1
    (semester ganjil tahun akademik 2020/2021) sesuai perguruan tinggi dan program studi
    tujuan dalam daftar program Beasiswa Pendidik 2020 dan tidak sedang berstatus tugas
    belajar.

F. Pendaftaran dan Seleksi

  1. Pendaftaran dan Seleksi
  2. Pendaftar yang memenuhi kriteria mendaftar secara online pada situs pendaftaran
    Beasiswa LPDP : https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  3. Pendaftar melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada
    aplikasi pendaftaran.
  4. Pendaftar melakukan submit di aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode
    registrasi/pendaftaran.
  5. Proses Seleksi Beasiswa Pendidik 2020 sebagai berikut:
    a. Seleksi Administrasi
     Seleksi administrasi dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
    meliputi pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen dengan persyaratan
    pendaftaran beasiswa.
     LPDP melakukan verifikasi keaslian sertifikat bahasa yang memenuhi
    persyaratan.
     Hasil seleksi administrasi dilengkapi dengan surat rekomendasi dari Kementerian
    Pendidikan dan Kebudayaan serta dikirimkan secara resmi ke LPDP untuk seleksi
    tahapan selanjutnya.
    b. Seleksi Substansi
     Seleksi Substansi dilakukan oleh Penyeleksi Beasiswa yang ditugaskan LPDP.
Baca ini yuu :   Ristekdikti Sediakan Kuota 1000 Doktor untuk BPP-DN 2019

G. Jadwal Pendaftaran dan Seleksi

Pembukaan/sosialisasi beasiswa dan pendaftaran oleh Kemendikbud
21 Oktober 2020
Penutupan pendaftaran 6 November 2020
Seleksi administrasi oleh Kemendikbud untuk memberikan Surat Rekomendasi kepada peserta yang memenuhi kriteria 7 – 12 November 2020
Verifikasi keaslian sertifikat bahasa yang memenuhi persyaratan oleh LPDP
7 – 12 November 2020
Penyerahan hasil seleksi administrasi bersama Surat Rekomendasi oleh Kemendikbud kepada LPDP 13 November 2020
Pengumuman hasil administrasi 18 November 2020
Seleksi susbtansi 19 November – 1 Desember 2020
Pengumuman hasil seleksi substansi 4 Desember 2020

About nazroelwathoni

Hi, selamat datang di blog pribadi saya yang dikemas santai dan mengutamakan manfaat. Hanya sekedar menuliskan apa yang ada di kepala saya ketika menulis di blog ini. Semoga bermanfaat!

Check Also

Kisah Inspiratif : 7x Ditolak, Baru Ke-8 Mendapat Beasiswa S2 Pemerintah Polandia

Nazroel.id – Kegagalan memang terbukti merupakan kesuksesan yang tertunda. Sabar dan terus berusaha adalah salah …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: