Metric, Radar, dan Publication Concern Jadi Alasan Scopus Diskontinu Jurnal

Nazroel.id – Mailing Time. Tulisan kali ini adalah permintaan dari salah satu pembaca yang bertanya mengapa banyak jurnal yang didiskontinu dengan alasan karena Radar. Selain radar, ada beberapa hal yang perlu dibahas seperti dibawah ini.

Scopus secara reguler mereview jurnal-jurnal yang terindeks sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh dewan indenpenden yang dikenal dengan The Scopus Content Selection and Advisory Board (CSAB) atau Dewan Penasihat dan Seleksi Konten Scopus. Selain itu, CSAB terus meninjau saran dan program penerbitan untuk memperluas daftar konten dari Scopus.

Oleh karena itu tidak heran banyak jurnal dari beberapa penerbit (publisher) yang terlempar atau didiskontinu oleh Scopus dengan beberapa alasan utama, diantaranya adalah Metric, Radar, dan Publication Concern. Berikut adalah definisi dan penjelasan singkat terkait indikator yang digunakan Scopus dalam mereview jurnal secara berkala.

1. Metric

Setahun sekali, Scopus menganalisis kinerja semua jurnal di database. Semua jurnal harus memenuhi tiga metrik dan tolok ukur di bawah ini pada tabel di bawah. Jika sebuah jurnal tidak memenuhi ketiga tolok ukur tersebut selama dua tahun berturut-turut, jurnal tersebut akan ditandai untuk evaluasi ulang oleh CSAB independen.

MetricTolok Ukur dan Penjelasan
Self-citation rateJurnal tersebut memiliki tingkat sitasi sendiri yang jauh lebih tinggi, jika dibandingkan dengan jurnal rekan di bidang subjeknya.
Total citation rateJurnal tersebut menerima jumlah kutipan yang jauh lebih rendah, jika dibandingkan dengan jurnal rekan di bidang subjeknya.
CiteScoreJurnal ini memiliki CiteScore yang jauh lebih rendah, jika dibandingkan dengan jurnal rekan di bidang subjeknya.

2. Publication concerns/Masalah publikasi

Jurnal juga dapat ditandai untuk Evaluasi ulang berdasarkan masalah publikasi di tingkat penerbit atau jurnal. Kekhawatiran untuk jurnal semacam itu diidentifikasi oleh Scopus atau dilaporkan ke Scopus oleh komunitas peneliti. Jika kekhawatiran tersebut sah, judul akan ditambahkan ke program Evaluasi Ulang dan dievaluasi ulang oleh CSAB pada tahun identifikasi masalah publikasi.

Baca ini yuu :   Cara Akses e-Jurnal Full Text Bidang Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2017/2018 lewat Perpustakaan Kemendikbud

3. Radar

Pada 2017, instrumen Radar diluncurkan, yang merupakan algoritme analisis data yang dibuat oleh Elsevier Data Scientists untuk mengidentifikasi perilaku jurnal pencilan di database Scopus.

Contoh jurnal yang tidak bagus termasuk perubahan cepat dan tidak dapat dijelaskan pada jumlah artikel yang diterbitkan atau perubahan yang tidak dapat dijelaskan dalam keragaman geografis penulis atau afiliasi. Fitur lain yang dipertimbangkan algoritme adalah antara lain tingkat sitasi dan masalah publikasi.

Instrumen radar ini terus berkembang dengan memasukkan contoh atau aturan baru. Ini berjalan setiap triwulan memeriksa semua jurnal Scopus untuk perilaku yang tidak diperkenankan.

Kurasi berkelanjutan

Selain 3 hal di atas, sejak pembentukan CSAB pada tahun 2010, Scopus terus mengumpulkan data ulasan sebagai bagian dari proses kurasi konten. Misalnya, CSAB dapat menunjukkan apakah setiap judul yang diterima harus dievaluasi lagi di masa mendatang. Ini adalah proses yang berkelanjutan dan memastikan kurasi konten Scopus yang berkelanjutan.

Semua judul yang diidentifikasi berkinerja buruk, masalah standar publikasi, perilaku pencilan, atau selama kurasi konten berkelanjutan akan dievaluasi ulang oleh CSAB. Kriteria tinjauan untuk evaluasi ulang sama dengan kriteria pemilihan konten Scopus yang digunakan untuk judul yang baru disarankan. Setelah menyelesaikan proses evaluasi ulang, CSAB akan memutuskan untuk melanjutkan liputan jurnal atau menghentikan aliran maju liputan jurnal di Scopus (konten yang tercakup dalam Scopus sebelum penyelesaian evaluasi ulang akan tetap ada di Scopus).

Sumber :

Content Policy and Selection https://www.elsevier.com/solutions/scopus/how-scopus-works/content/content-policy-and-selection

About nazroelwathoni

Hi, selamat datang di blog pribadi saya yang dikemas santai dan mengutamakan manfaat. Hanya sekedar menuliskan apa yang ada di kepala saya ketika menulis di blog ini. Semoga bermanfaat!

Check Also

Cara Cek Kebenaran Jurnal, Efek Samping Vaksin Sinovac Perbesar Penis = HOAKS

Nazroel.id – Beredar luas di masyarakat terkait efek samping vaksin COVID-19 dari perusahaan China, Sinovac, …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: